MERANTAU

Merantau, kata itu lah yg sebentar lagi akan ku jalani. Ntah apa yang aku fikirkan hingga aku memutuskan untuk pergi merantau, semua alasan begitu abstract di dalam fikiranku dan kini tak ada jalan untuk kembali, aku harus melanjutkan langkah yang sudah kumulai.

Ku harap perantauanku ini bukan untuk meninggikan ego, kuharap akal sehat dan komitmenku jauh lebih besar daripada egoku, dan sungguh ku berharap bahwa cita-citaku ini tidak hanya untuk kesenangan sementara.

Dari berbagai aspek telah kupertimbangkan, akreditasi, pergaulan, kualitas teman, fasilitas, hingga tekad untuk menjadi lebih dewasa pun telah aku pertimbangkan, tapi ntah mengapa semakin dekat waktuku untuk melangkah aku semakin meragu.

“Yakin dan bersungguh-sungguhlah dalam suatu pekerjaan, maka semua akan indah pada waktunya”, kalimat itulah yg selalu menjadi kata-kataku saat meyakinkan orang tua, tapi kini bahkan diriku sendirilah yang meragukan kalimat itu.

Memang benar semua tekadku untuk merantau bukanlah tekad yang tidak beralasan, semua nya sungguh cita-cita yg baik bagiku, karena aku bertekad bahwa aku harus berprestasi dalam bidangku ini, aku harus menjadi orang yang berguna saat aku selesai dari studiku ini. Tapi kini aku ragu, aku takut kalau ini hanya keinginan sesaat, aku takut bidang ku ini hanyalah hobi sementara ku saja dan aku takut ilmu yang ku miliki ini tak dapat diterapkan dalam kehidupan sebenarnya.

Ya ALLAH, tunjukanlah jalan yang terbaik bagiku, kuatkanlah pundakku agar mampu menopang semua tanggung jawab ku, Ya ALLAH kuserahkan semua kehidupan ku hanya di jalanmu.

Leave a Reply