Seleksi PPAN

Img Src: http://kreativitas.ugm.ac.id/site/?p=3873

Ada sebuah pertanyaan yang sering lupa kita tanyakan kepada diri sendiri.

“Kapan terakhir kali kita berani berkompetisi?”

Pertanyaan ini tiba-tiba terlintas ketika email dari PCMI mampir ke inbox emailku. Sebuah email yang berisi undangan untuk datang ke stand PCMI pada acara career days di Yogyakarta.

Semenjak membaca novel “Ranah 3 Warna” 6 tahun lalu, PPAN merupakan salah satu target pada bucket list yang belum tercapai. Buku karangan Ahmad Fuadi tersebut memang sangat menginspirasi diriku, tidak heran aku ingin sekali merasakan program yang sama dengan apa yang telah ia alami.

Sebetulnya aku sudah pernah mencoba mewujudkan impian ini 3 tahun lalu, tapi hal itu kandas ketika aku gagal melewati proses administrasi dan essay. Ya aku gagal pada fase pertama seleksi ini, baru pada fase administrasi dan essay. Dua tahun berikutnya nyaliku sempat surut untuk mengikuti seleksi yang sama. Baru pada tahun ketiga ini aku memberanikan diri untuk kembali barkompetisi diajang yang sama.

Kekhawatiran untuk kembali gagal tentu masih ada. Resiko untuk gagal juga akan selalu ada. Well, tak ada yang bisa menebak bagaimana perjalanan yang akan dilewati nantinya, bisa saja mulus tanpa halangan, berbatu atau bahkan curam memanjat tebing. Oleh karena itu persiapan yang matang harus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Do or Do Not, there is no try.” -Yoda

Kata mutiara dari Yoda di atas sering aku gunakan pada saat ingin mengikuti seleksi, baik seleksi masuk organisasi, wawancara kerja, bahkan mencari beasiswa. Bagiku, quotes tersebut berarti benar-benar siap dalam melakukan sesuatu. Aku pun langsung mencari informasi dan kenalan yang bisa memberikan tips selama proses seleksi. Setumpuk informasi dan cerita orang di dunia maya aku baca satu persatu untuk mendapatkan pencerahan. Aku juga tak malu mengontak beberapa orang yang pernah lolos seleksi program ini.

Setelah merasa cukup siap untuk bertarung, aku mulai mengisi formulir registrasi dan mengisi essay-essay yang ada.

One thought on “Seleksi PPAN

Leave a Reply