(Mengapa) sudah tua baru belajar?

(Mengapa) sudah tua baru belajar?

(Mengapa) sudah tua baru belajar?

Seribu asumsi bisa saja muncul, namun hanya beliaulah yang satu-satunya mengerti. Meski dengan pendekatan super canggih hingga disebut ilmiah, tapi asumsi tetap saja asumsi.

Hati-hati, asumsi sering kali melahirkan orang-orang sok ngerti.

Toh tidak semua hal di dunia ini harus kita mengerti. Apalagi tentang hidup orang lain, apa yang membuat kita berhak memainkan peran paling mengerti?

Di dunia ini sudah terlalu banyak orang yang merasa dirinya paling mengerti. Dengan latar belakang yang “katanya” terpelajar, mereka merasa berhak menjadi yang paling benar lalu berperangai kurang ajar.

 

Read more